Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Perak Bergerak Di Bawah $32,50 Saat Meredanya Kekhawatiran Perdagangan
Thursday, 17 April 2025 10:07 WIB | SILVER |PerakSILVER

Perak (XAG/USD) diperdagangkan di sekitar $32,30 per troy ounce selama sesi Asia hari Kamis (17/4), memangkas sebagian kenaikannya dari hari sebelumnya. Logam mulia tersebut berada di bawah tekanan karena sentimen risiko global membaik menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang pengecualian untuk produk teknologi utama dari tarif "timbal balik" yang baru diusulkan.

Pengecualian tersebut, yang mencakup telepon pintar, komputer, semikonduktor, sel surya, dan layar panel datar, terutama menguntungkan barang-barang yang diproduksi di Tiongkok. Namun, penurunan Perak tetap terbatas karena Trump secara bersamaan meluncurkan penyelidikan terhadap potensi tarif pada mineral penting, yang selanjutnya meningkatkan ketegangan perdagangan dengan Tiongkok. Investigasi tersebut juga meluas ke sektor-sektor seperti tembaga, farmasi, kayu, dan semikonduktor, yang menyoroti terbatasnya kapasitas produksi domestik AS di area-area ini.

Permintaan safe haven untuk Perak juga didukung oleh ketidakpastian yang terus berlanjut seputar kebijakan perdagangan AS, bersama dengan permintaan yang lemah untuk Dolar AS (USD) dan surat berharga Treasury. Indeks Dolar AS (DXY) berkisar di sekitar 99,50, sementara imbal hasil pada obligasi Treasury AS 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada di 3,80% dan 4,30%.

Sementara itu, sinyal dovish dari bank sentral utama terus mendukung aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas batangan. Inflasi yang lebih rendah dari perkiraan di AS, Kanada, Inggris, India, dan Kawasan Euro pada bulan Maret”bersamaan dengan potensi penurunan suku bunga PBoC pada kuartal ini”semakin memperkuat kasus logam mulia.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS